Archive

Archive for September, 2008

Selamat Idul Fitri 1429H

September 26th, 2008 2 comments

Kepada seluruh pengunjung htt://jokorb.wordpress.com dan seluruh muslim di mana saja berada, saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Walfaidzin, Maafkan segala kesalahan dan khilaf saya. Lahir dan batin.

Semoga Anda semua memasuki hari fitri ini seperti bayi yang memasuki dunia. Suci, bersih, tanpa noda tanpa dosan. Inya Allah, Amin…

Sebagai tambahan, kartu ucapan ini bisa didownload dan dipublish (not commerical only) dari Zoel Blog.

Categories: Out Of Topic Tags: ,

Koneksi Database Dengan Delphi, MySQL & ZEOS

September 14th, 2008 163 comments

Setelah koneksi database dengan Delphi & MySQL, kini kita akan mengikuti sebuah tutorial membuat koneksi database dengan Delphi, MySQL dan Zeos Database Object. Kita tahu, Zeos tidak hanya untuk MySQL, tapi juga Interbase, Firebird, SQLite dan lainnya. Namun kita batasi saja pada MySQL, ya. Mengingat ruang dan yang paling penting, MySQL adalah database open source terbaik dan paling populer saat ini.

Kita awali dengan spesifikasi software yang saya gunakan dalam tutorial ini. Saya menggunakan Delphi 6, Zeos DBO 6.6.3-Stable dan MySQL 5 Comunnity Server.

Saya asumsikan Anda sudah memiliki MySQl yang terinstall di PC Anda. Jika belum, silahkan download MySQL 5 Comunnity Server. Langkah-langkah di sini mungkin bisa membantu Anda menginstall MySQL. Untuk Zeos, silhakan kunjungi website development Zeos untuk mendownload. Zeos versi 6.6.3-stable yang telah diperkecil – dengan membuang resource yang tidak diperlukan – bisa Anda download di akhir tulisan ini.

OK. Pertama, kita buat database contoh sebuah tabel pelanggan di dalamnya untuk kita gunakan dalam tutorial ini. Masuklah ke command prompt dan jalankan mysql client. Saya menggunakan perintah-perintah berikut:

 

### jokorb adalah user name saya di MySQL. Sesuaikan punya Anda.###
C:Documents and Settingsuser>mysql -u jokorb -p
Enter password: ********
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or g.
Your MySQL connection id is 10
Server version: 5.1.22-rc-community MySQL Community Server (GPL)
Type ‘help;’ or ‘h’ for help. Type ‘c’ to clear the buffer.

mysql> create database contoh;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)mysql> use contoh;
Database changed
mysql> create table pelanggan(
-> id int(6) not null auto_increment,
-> nama varchar(30) not null default ‘anonymous’,
-> alamat varchar(50),
-> telepon varchar(15),
-> primary key (id)
-> );

Query OK, 0 rows affected (0.09 sec)
mysql> exit;
Bye
C:Documents and Settingsuser>exit

Setelah mengetik exit yang terakhir di command prompt, jendela command prompt akan ditutup. Kita telah punya sebuah database contoh dan sebuah tabel pelanggan di dalamnya. Kita lanjut dengan instalasi Zeos DBO di Delphi.

Instalasi Zeos Database Object

Contoh Aplikasi Menggunakan Zeos Database Object

Tentu saja bagian ini ga’ boleh lewat. Langsung saja.


Download

Download Zeos DBO 6.6.3-stable-packed-down
Download Source code tutorialLink Alternatif (File Zip)

Zeos DBO versi 7.0.0 untuk Delphi 2009/2010 dapat didownload di sini. Cara instalasi dan penggunaannya sama saja.

Seperti biasa, file-file hasil download harus diganti ekstensinya dari .ppt menjadi .zip. Dan yang tidak kalah penting, scan dulu file-file hasil ekstraksi sebelum Anda gunakan.

Referensi

Berikut beberapa alamat web yang bisa Anda jadikan referensi terkait dengan tutorial ini:

Selamat Mencoba. Untuk Mba’ Euis Marlina, thanks berat atas postingnya.

Membuat Form Interface Database

September 9th, 2008 1 comment

Posting ini saya tulis untuk memenuhi janji saya pada Mas Mukhlis beberapa waktu lalu. Saya menggunakan Delphi 6.

Sebelum mulai, kita buat dulu sebuah database dan sebuah tabel untuk keperluan pembahasan kita nantinya.

  • Jalankan Database Desktop dari Delphi lewat menu Tools>Database Desktop.

  • Buatlah tabel baru. Klik menu File>New>Table. Pada dialog Create Table, pilih Paradox 7. Klik OK.
  • Kemudian masukkan beberapa field seperti berikut.

  • Selesai. Klik Save As dan simpanlah file tabel di sebuah folder.

  • Kini kita buat lagi sebuah Alias atau Database Name untuk folder tadi. Alias akan mempermudah kita menentukan lokasi folder penyimpanan file-file database dan settingnya dibandingkan mengingatnya satu-persatu. Klik menu Tools>Alias Manager.

  • Pada kotak dialog Alias Manager, klik New dan masukkan informasi seperti berikut, Database Alias: wizard_demo, Driver Type: STANDARD, Path: folder lokasi penyimpanan file-file database Anda. Ingat langkah di atas. Lalu klik OK.
  • Anda akan dikonfirmasi dengan sebuah message box. Klik Yes.
  • Selesai.

Selanjutnya, kita langsung saja ke pembuatan interface untuk tabel data yang telah kita buat di atas.

A. Menggunakan Database Form Wizard
Untuk membuat interface dengan wizard, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Jalankan Delphi. Sebagai catatan, di sini saya menggunakan Delphi 6.
  • Buat sebuah aplikasi baru dari menu File>New>Application. Kemudian tambahkan sebuah form data dari repository Database Form Wizard. Caranya, klik menu File>New>Other. Pada tampilan New Items, pilih tab Bussiness dan pilih item Database Form Wizard.



  • Klik OK. Pada dialog Database Form Wizard, gunakan setting Form Options: Create a simple form, dan DataSet Options: Create a form using TTable objects.
    Klik Next.
  • Anda akan diminta menentukan lokasi database dan nama file tabel data. Pilihlah Driver Or Alias Name sesuai yang telah kita buat di atas, yaitu wizard_demo. Untuk Table Name, pilih teman.db.

    Klik Next lagi.

  • Kini, pilihlah field-field yang akan diikutsertakan dalam form. Pilihlah semua field yang tersedia. Next.
  • Ada tiga pilihan tampilan form data. Ada horisontal, vertikal, atau dalam bentuk grid. Sebagai awal, saya sarankan memilih yang terakhir: In A Grid. Next.
  • Opsi-opsi di sini biarkan saja apa adanya. Langsung saja klik Finish. Anda akan melihat form yang dibuatkan Delphi untuk Anda.



  • Karena ada dua form, Form1 (Form default yang dibuat Delphi) dan Form2 (hasil wizard di atas), saat dijalankan Form2 tidak akan ditampilkan. Ini wajar karena Form1 adalah form utama. Kita akan menukarnya dengan Form2 menjadi form utama. Klik menu Project>Options. Pindahkan Form1 dari Auto-create Forms ke Available Forms. Kemudian klik OK.



  • Sekarang jalankan aplikasi Anda (dengan menekan tombol F9). Masukkan beberapa data seperti berikut.


B. Menggunakan Cara Manual
Selamat! Setelah berhasil dengan wizard, kita coba cara manual. Buat sebuah aplikasi baru lagi dari menu File>New>Application.

· Tambahkan sebuah TTable dari palette page BDE, sebuah TDataSource dari page Data Access, sebuah TDBGrid dan sebuah TDBNavigator dari page Data Controls. Semuanya ke atas Form1. Atur letaknya agar enak dilihat.


· Kini, atur properti DatabaseName dari Table1 menjadi wizard_demo. Ingat alias yang kita buat di atas? Kemudian atur juga properti TableName menjadi teman.db. Terakhir, atur properti Active ke True.

· Selanjutnya, set nilai properti DataSet dari DataSource1 menjadi Table1. Properti DataSource milik DBGrid1 dan DBNavigator1 masing-masing diset ke DataSource1.

· Sampai di sini, pembuatan interface database secara manual sudah selesai. Tekan F9 untuk menjalankan aplikasi Anda.


Demikian tutorial ini. Komentar, kritik dan pertanyaan ditunggu. Kita akan ketemu lagi di posting berikutnya. :-)



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...