Stored Procedure And Stored Function Di Database PostgreSQL

Print Friendly

Stored Procedure PostgreSQL adalah sebuah subrutin yang dibuat oleh user dan disimpan dalam database PostgreSQL. Stored procedure  ini kemudian dapat digunakan dan dipanggil lewat perintah SQL, digunakan dalam stored procedure lainnya atau digunakan untuk mengisi nilai default dalam sebuah perintah insert ke tabel. Stored procedure tertentu juga digunakan sebagai pengeksekusi trigger dalam database, yang dalam PostgreSQL lebih umum dikenal sebagai Trigger Function.

Stored Procedure And Stored Function Di Database PostgreSQL

Untuk membuat stored procedure di PostgreSQL, bahasa default yang digunakan adalah PL/pgSQL, yang merupakan bahasa bawaan database PostgreSQL. Sebagai salah satu fitur yang bagus di PostgreSQL, stored procedure-nya dapat pula ditulis dalam beragam bahasa pemrograman, antara lain:

  1. PL/pgSQL, SQL Procedural Language bawaan PostgreSQL yang merupakan bahasa default dalam pemrograman stored procedure.
  2. PL/Tcl, menggunakan bahasa Tcl.
  3. PL/Perl, menggunakan bahasa Perl
  4. PL/Python, menggunakan bahasa Python.
  5. Bahasa lainnya. Dengan membuat interpreter yang sesuai dan meloadnya ke PostgreSQL, bahasa apapun dapat digunakan dalam pemrograman stored procedure PostgreSQL.
Silahkan lihat bahasa eksternal yang dikembangkan sebagai bahasa pemrograman stored procedure pada PostgreSQL di sini.
Stored procedure di PostgreSQL sering disebut juga sebagai stored function, apabila memberikan nilai kembalian.
 

Comments

comments

Powered by Facebook Comments